Harga Gula Berjangka Lanjutkan Peningkatan

341

Harga gula berjangka membukukan kenaikan yang signifikan pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures New York dini hari tadi (15/10). Harga komoditas ini rebound dan berusaha melanjutkan trend bullish-nya setelah pada perdagangan sebelumnya mengalami penurunan. Malam tadi harga komoditas ini sempat mengalami pergerakan yang fluktuatif dan mencapai posisi paling rendah dalam satu minggu belakangan.

Rebound yang dialami pada perdagangan malam tadi disebabkan oleh melemahnya nilai tukar dollar AS. Penurunan nilai tukar dollar membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut relatif lebih murah bagi para pembeli luar negeri. Dampaknya permintaan akan komoditas ini mengalami peningkatan.

Pada penutupan perdagangan Jumat dini hari harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober terpantau menguat signifikan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,26 sen atau setara dengan 1,88 persen pada posisi 14,09 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah dan dollar AS. Secara teknikal pergerakan harga komoditas ini masih berpotensi untuk mengalami kenaikan lanjutan karena indikator jangka pendek, menengah dan panjang masih berada dalam pola yang bullish.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level support pada posisi 13,51 sen dan 13,00 sen. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 14,45  sen dan 15,00 sen.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here