Produksi Industri Zona Euro Catat Penurunan Terbesarnya Sejak Agustus 2014

915

Pekan ini, Eurostat kembali melaporkan data tingkat produksi industri zona euro untuk periode yang berakhir Agustus 2015. Dalam rilis tersebut terlihat bahwa kinerja produksi di sektor industri zona euro pada Agustus lalu cukup mengecewakan karena bukukan penurunan jika dibanding dengan bulan sebelumnya. Bahkan, penurunan yang tercatat pada Agustus lalu pasalnya adalah yang tercepat dalam kurun satu tahun terakhir.

Dalam rilis tersebut tercatat bahwa tingkat output industri zona euro pada Agustus lalu bukukan kontraksi sebesar -0,5 persen (mom), padahal di bulan sebelumnya berhasil bukukan pertumbuhan sebesar 0,8 persen (mom). Sebagai informasi, penurunan yang tercatat pada Agustus lalu adalah yang terbesar sejak Agustus 2014, dimana ketika itu output industri zona euro bukukan kontraksi sebesar -1 persen. Dapat dilihat kinerja pertumbuhan output industri zona euro dalam setahun terakhir pada gambar dibawah ini:

Euro Area Industrial Production MoM

Turunnya kinerja output industri zona euro pada bulan Agustus lalu disebabkan oleh penurunan bulanan yang cukup kuat pada output energi yang bukukan penurunan hingga 3 persen dan penurunan produksi barang modal hingga 1 persen. Sementara itu, produksi barang setengah jadi hanya mampu bukukan pertumbuhan sebesar 0,2 persen dan barang konsumsi tahan lama bukukan pertumbuhan yang cukup kuat yaitu sebesar 2,3 persen. 

Secara tahunan, pertumbuhan output industri zona euro juga menurun dimana laju ekspansi tahunan tersebut merupakan yang terlemah dalam empat bulan terakhir. Adapun tingkat pertumbuhan output industri zona euro hanya mampu bukukan pertumbuhan sebesar 0,9 persen dari yang semula tercatat sebesar 1,7 persen di bulan Juli. Namun demikian, beberapa ekonom melihat bahwa sektor industri di zona euro masih akan cukup cerah prospeknya menjelang akhir tahun 2015, setidaknya masih lebih baik dari yang dibukukan di kuartal kedua lalu, adapun salah satu yang mendukung adalah pelemahan euro sehingga mendorong ekspor dari sektor industri.

 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/BNV/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here