Tekanan Yen Masih Berlanjut, Nikkei Kamis Pagi Berupaya Bangkit

256
indeks nikkei

Berbalik melemahnya Yen Jepang disesi Asia pagi ini setelah berhasil menguat signifikan diperdagangan sesi AS tadi malam, tampak tidak mampu membangkitkan kinerja bursa saham Jepang Kamis pagi (15/10), dimana indeks Nikkei pagi ini kembali dibuka dalam teritori negatif, namun sesaat kemudian tampak berupaya berbalik rebound seiring dengan berbalik melemahnya Yen Jepang pagi ini.

Lihat:    Nikkei Rabu Masih Nyaman Diteritori Negatif

Berbalik melemahnya Yen pada pagi ini, dikarenakan respon negatif pada hasil rilis data Reuters Tankan Index Jepang dibulan Oktober, dimana menunjukan penurunan sebesae 2 basis poin dengan menjadi 7 basis poin dari hasil rilis sebelumnya pada 9 basis poin, namun perlu diwaspadai akan upaya menguatnya Yen Jepang menjelang siang hari, yang dikarenakan respon positif pada data produksi industri dalam negeri Jepang baik secara bulanan dan tahunan dibulan Agustus yang lalu, dengan indikasi akan sedikit mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil rilis sebelumnya.

Pemberat bursa saham Jepang pagi ini adalah saham Kawasaki Kisen Kaisha sebesar -3.61%, saham Hitachi Construction Machinery -2.61%, saham Sharp -2.07%, saham Mitsubishi Heavy Industries -2%, saham Kawasaki Heavy Industries -2.15%, saham Casio Computer -1.76%, saham Mitsumi Electric -1.83%, namun berhail dibatasi oeh penguatan saham Bridgestone sebesar 1.67%, saham Toshiba 1.79%, saham Suzuki Motor 1.94%, dan saham Nippon Steel & Sumitomo Metal  sebesar 1.58%.

Pergerakan indeks spot Nikkei pagi ini harus dibuka menurun tajam sebesar 125.39 poin atau -0.70%, dengan menjadi 17.765,61 poin dari posisi penutupan diperdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 17.891,00 poin serta masih mampu mencatatkan penguatan terbesar diperdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 18.126,39 poin dan dengan level terendah diperdagangan sebelumnya pada posisi 17.831,53 poin.

Demikian juga dengan pergerakan indeks berjangka Nikkei pada pagi ini, yang dibuka melemah signifikan sebesar 130 poin atau 0.73%, dengan menjadi 17.780 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 17.910 poin serta masih mampu mencatatkan lonjakan saham tertinggi diperdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 18.135 poin dan terendah sebelumnya pada posisi 17.810 poin.

Berdasarkan pada hasil penutupan diakhir perdagangan bursa saham Jepang sebelumnya, maka Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei hari ini akan berpotensi  melanjutkan pelemahan diperdagangan hari ini dengan menembus support pertama pada posisi 17.835 poin dengan MA5 tengah BB10 daily, jika pergerakan indeks berhasil menembus support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus support kedua pada posisi 17.680 poin dengan MA5 bawah BB10 daily.

Apabila pergerakan indeks berhasil berbalik arah menguat kembali, maka diperkirakan bahwa pergerakan indeks akan mencoba menembus resistance pertama pada posisi 18.100 poin dengan MA5 tengah BB10 daily, jika pergerakan indeks berhasil menembus resistance pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus resistance kedua pada posisi 18.285 poin dengan MA5 atas BB10 daily.

 

 

Hendri Timotius/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here