Terima 540 Miliar dari Perusahaan Tiongkok Akhir Tahun, Laju Saham INDF Terkoreksi

986

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang memiliki salah satu perusahaan Tiongkok yang berbisnis sayuran sudah lama merencanakan akan melepas sahamnya dalam porsi besar atau melakukan divestasi guna mendapatkan dana segar. Perkembangan terakhir rencana INDF tersebut semakin mengkerucut dengan dilakukannya penandatangan MoU dengan perusahaan Tiongkok juga.

Rencana divestasi saham INDF dari China Minzhong Food Corporation Limited (CMFC) kepada China Minzhong Holdings Limited (CMH) sudah terwujud dalam MoU tanggal 14 Oktober lalu. Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya INDF akan melepas 54% sahamnya di CMFC dari sekitar 83% yang dimiliki kepada CMH dan ditargetkan mendapatkan dana sekitar US$40 juta atau Rp540 miliar. Dalam MoU tersebut pihak CMH harus membayar nilai divestasi tersebut terakhir pada tanggal 30 Desember 2015.

 Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (16/10/15) saham INDF  dibuka pada level 5900 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level yang sama. Hari ini bergerak dalam kisaran 5975-5750 dengan volume perdagangan saham mencapai 17278 lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham INDF sejak awal bulan September berhasil memangkas sebagian pelemahan yang terbentuk sejak bulan April lalu. Dan saat ini  indikator MA masih  bergerak naik dengan  indikator Stochastic konsolidasi di area jenuh beli. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi INDF  masih memiliki tenaga untuk rebound. Rekomendasi trading hingga awal pekan depan pada target level support di level Rp5520 hingga target resistance di level Rp5900.
 

 

Joel/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here