Fundamental Lemah Tidak Bisa Diabaikan, Kurs Euro Sesi Eropa 19 Oktober Bearish

879

Pergerakan flat Sempat mewarnai kurs Euro pada perdagangan awal pekan hari ini (19/10), karena dalam kegiatan kalender ekonomi terlihat kering arahan fundamental. Namun dari sisi fundamental kurs Euro tidak akan nyaman berada terlalu tinggi terhadap dollar AS. Dan pada pekan lalu telah banyak tumpukan data fundamental lemah yang akan menggiring kurs ini tidak akan memiliki arahan naik kecuali jika dollar AS yang melemah. Terpantau kurs Euro di sesi Eropa bergulir melemah terhadap dollar AS.

Para investor dan pembuat kebijakan tidak akan dapat mengabaikan data Eropa untuk lebih lama lagi jika kelemahan data terjadi terus-menerus sehingga hal tersebut akan terus menggiring Euro ke arah pelemahan. Akhir pekan lalu pasangan ini sudah dibekali arahan dari argument  salah satu pembuat kebijakan anggota  ECB Ewald Nowotny, ia menyarankan bahwa bank sentral akan perlu instrumen baru untuk memasukkan perubahan struktural untuk pelaksanaan lebih lanjut pelonggaran Ekonomi.

Namun demikian urgensi mengenai pelebaran stimulus belum diungkapakan secara lansung dari ECB dan ini kemungkinan baru akan diperjelas oleh ECB di penghujung kegiatan kalender eknonomi pekan ini (22/10) ECB Press Conference. Sehingga kurs Euro masih belum memiliki arahan dari bank sentralnya sendiri dan potensi melemah akan terbatas, begitupun juga dengan potensi penguatan hari ini juga akan terbatas.

Di sisi mata uang rival, pada dollar AS diperkirakan melemah oleh data perkembangan index pasar perumahan periode Oktober (NAHB Housing Market Index) yang diperkirakan menurun oleh damapak dari kombinasi sector tenaga kerja lemah. Sehingga data ini diperkirakan akan membatasi pelemahan Euro yang lebih dalam.

Memantau kurs Euro pada pair EURUSD saat ini bergulir di kisaran 1.1345, masih dekat dengan pembukaan 1.1350 meski bergulir ke arah pernurunan.Pada perdagangan akhir pekan (16/10) kondisi pair ini mengalami penutupan barish dari pembukaan 1.1383 dengan capaian rendah di harga 1.1334.

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan EURUSD telah memasuki potensi tren penurunan namun masih terhalang support kunci di kisaran 1.1300. Berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya bila harga masih di atas support 1.1300 maka harga diperkirakan cenderung sideways. Arah pelemahan kuat pada pair ini akan terjadi jika harga berhasil menenmbus support 1.1300.

 

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here