Penurunan Harga Minyak Menekan Harga Karet Hingga Tutup Pasar

325

Harga karet alami berjangka di akhir perdagangan bursa Tocom siang ini tutup di teritori negatif (21/10). Harga karet alami Tocom mengalami penurunan di tengah anjloknya harga minyak mentah. Dukungan yang diberikan oleh pelemahan nilai tukar yen tidak kuasa menahan desakan sentimen negative yang lebih besar.

 Harga karet sempat dibuka menguat didukung oleh melemahnya yen Jepang. Yen melemah untuk 4 sesi berturut-turut dan sudah mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu minggu belakangan. Akan tetapi pelemahan harga minyak menghadang sentimen positif yang ditimbulkannya.

Harga minyak mentah anjlok ke posisi paling rendah sejak tanggal 15 Oktober lalu. Harga komoditas ini terpukul sehingga membuat harga karet alami yang berkorelasi positif dengan pergerakannya mengalami penurunan juga. Harga minyak mentah telah mengalami penurunan untuk 3 sesi berturut-turut.

Pada perdagangan hari ini harga karet alami berjangka ditutup turun terbatas. Harga karet berjangka untuk kontrak paling aktif di bursa komoditas Tokyo yaitu kontrak bulan Maret 2016 berakhir dengan membukukan kenaikan sebesar 0,4 yen atau setara dengan 0,25 persen menjadi 166,5 yen per kilogram.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet berjangka di Tocom pada perdagangan selanjutnya akan kembali dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar yen Jepang dan harga minyak mentah. Kedua indikator tersebut merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap pergerakan harga karet alami Tocom.

Harga komoditas karet berjangka di bursa Tocom akan mengetes level resistance di 172,00 yen dan 177,00 yen. Harga akan menemui support pada level 160,00 dan 155,00 yen jika harga melanjutkan perjalanannya ke teritori negatif.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here