Dovish BoC Dan Luapan Pasokan Minyak AS Membuat Dolar Kanada Jatuh

451

Dolar Kanada pada perdagangan sesi New York kemarin mengalami tekanan jual kuat pasca keputusan suku bunga yang dijaga tetap diiringi dengan nada dovish Bank of Canada (BoC) sebagai upaya keinginan bank agar kurs tetap lemah. Tekanan jual bertambah parah dibarengi dengan laporan cadangan minyak AS naik di atas perkiraan. Sentimen ini membuat dolar Kanada jatuh terhadap rival dolar AS dan ditutup lemah hingga dini hari tadi (22/10).

Bank of Canada meninggalkan suku bunga tetap utuh pada tingkat 0.5% masih dalam upaya pelonggaran setelah tiga kali dalam tahun ini diturunkan. Pernyataan dovish BoC membuat jatuh mata uang, mereka mengeluarkan revisi turun untuk pertumbuhan ekonomi menjadi  2% pada 2016 dan 2,5% pada tahun 2017 dengan erkiraan sebelumnya untuk 2016 dan 2017 tercatat sebesar 2,3% dan 2,6%.

Masa sulit perekonomian Kanada pada pemerintahan baru Justin Trudeau memiliki banyak tantangan ditengah peran kebijakan ekonominya. Salah satunya adalah tekanan harga minyak dunia yang terus turun menggerus pendapatan Kanada. Ini akan membuat anggaran pemerintahan terganggu, apa lagi dengan salah satu misinya yaitu untuk memperlus infrastruktur.

Cadangan minyak AS yang dilaporkan U.S. Energy Information Administration (EIA) per 16 Oktober meningkat lebih dari 8 juta barrel. Harga minyak dunia kini kembali menyentuh terndah minggu lalu di 45 dolar per barel. Penurunan ini menggiring dolar Kanada jatuh. Jika Tren harga energi murah ini terus menerus maka semakin menguatkan perkiraan inflasi oleh BoC akan berada di bawah 2% hingga 2 tahun kedepan di tahun 2017.

Kurs dolar Kanada turun, terlihat pada pair USDCAD dini hari tadi ditutup menguat di harga 1.3137 dari pembukaan 1.2979, dan saat ini (07:40:11 GMT+7) terpantu bergulir di kisaran 1.3133. Hari ini akan ada arahan dari data Retail Sales yang diperkiranan meningkat untuk mengurangi kelemahan kurs sebagai fase koreksi. Namun sentimen dovosh bank sentral dan pelemahan harga minyak masih mendominasi tekanan Jual pada dolar Kanada.

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan pair USDCAD telah berhasil menembus resisten 1.3000 hingga melampaui 1.3100, dan kini dalam pantauan arah tren berubah menjadi bulish, dengan resiko koreksi kecil menguji kembali support kisaran 1.3060. Sehingga berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya, target selanjutnya ada di kisaran 1.3200, namun harga diperkirakan akan menguji terlebih dahulu support kisaran 1.3060 sebagai fase koreksi terbatas.

 

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here