Rupiah Ditutup Positif Abaikan Sentimen Negatif Dollar dan Bursa Saham

225

Pada penutupan perdagangan Kamis sore nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami kenaikan yang cukup signifikan (22/10). Mata uang lokal berhasil bangkit dan mengalami penutupan di teritori positif meskipun dollar AS melanjutkan rally-nya hari ini. Bursa saham dalam negeri juga tampak ditutup di zona merah.

Para pelaku pasar kembali bersikap positif terhadap rupiah setelah lembaga keuangan Bank Dunia menunjukkan optimisme terhadap outlook pertumbuhan ekonomi Negara ini.  Menurut Bank Dunia Indonesia menghadapi kendala yang sama dengan negara lainnya akibat upaya Tiongkok menuju economic rebalancing dan persiapan normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat.

Upaya pemerintah yang meliputi pemberian stimulus, reformasi kebijakan dan peningkatan kualitas belanja negara yang dapat membantu Indonesia menghadapi gejolak ekonomi dunia yang mempersulit pertumbuhan ekonomi.

Di akhir perdagangan hari ini mata uang rupiah ditutup pada posisi 13.640,00 per dollar AS. Rupiah mengalami kenaikan harian yang signifikan yaitu sebesar 84,00 poin atau setara dengan 0,61 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di level 13.724,00  per dollar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan selanjutnya masih rentan terhadap tekanan jual. Nilai tukar rupiah juga sangat dipengaruhi oleh kinerja bursa saham dalam negeri.

Mata uang rupiah untuk perdagangan selanjutnya berpotensi mengetes level support kuat pada posisi 13.800  dan 13.900 per dollar. Sedangkan level resistance harian yang akan ditemui jika terjadi kenaikan lanjutan pada mata mata uang ini ada di 13.600 dan 13.500 per dollar.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here