Tahun 2016, Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diatas 5%

361

Bank Dunia memperkirakan laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia untuk tahun 2016 berada di angka 5,3%. Namun, proyeksi ini tetap disertai risiko seperti kemungkinan naiknya suku bunga Amerika Serikat (AS), perlambatan di negara-negara mitra dagang seperti Tiongkok, pelemahan di sektor swasta akibat depresiasi nilai tukar dan berkurangnya marjin keuntungan, serta kemarau akibat pola cuaca El Nino.

Menurut Bank Dunia, dampak El Nino berpotensi meningkatkan harga beras hingga 10% untuk tahun 2015 ini dan inflasi bisa mencapai setidaknya 0,3-0,6%. Dampak tersebut setidaknya akan sangat dirasakan oleh rumah tangga miskin yang menggunakan sebagian besar pendapatannya hanya untuk makanan. Sementara itu, menghadapi volatilitas dunia yang menghambat pertumbuhan, upaya pemerintah yang telah berjalan seperti pemberian stimulus, reformasi kebijakan, dan peningkatan kualitas belanja negara dapat membantu Indonesia tahun ke depan.

Seperti diketahui, laju pertumbuhan PDB Tanah Air pada Q2-2015 kembali turun ke level 4,67% akibat pelemahan perdagangan global dan rendahnya harga komoditas serta melambatnya pertumbuhan investasi tetap maupun konsumsi domestik. Indonesia memang menghadapi kendala sama dengan negara tetangga, akibat upaya Tiongkok menuju economic rebalancing dan persiapan normalisasi kebijakan moneter Amerika. (Lihat juga: Ekonomi Sedang Melambat, PDB Indonesia Q2-2015 Turun Lagi)

Meski dmeikian upaya-upaya dari pemerintah yang tertuang dalam berbagai bentuk paket kebijakannya belakangan ini yabf tujuannya untuk membantu dunia usaha dan masyarakat serta mereformasi regulasi untuk mengatasi birokrasi guna investasi dan ekspor, dinilai sudah cukup membantu. Demikian juga berbagai upaya reformasi lain yang akan memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan. Kondisi ini tercermin dari membaiknya realisasi investasi periode Januari-September 2015 jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2014. 

 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/BNV/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here