Bisnis Swasta Kawasan Euro Terangkat Oleh Kinerja Jerman dan Perancis

464

Siang ini (23/10), rilis awal kinerja sektor swasta di zona euro untuk periode yang berakhir Oktober 2015 kembali dirilis. Dalam rilis tersebut terlihat bahwa laju pertumbuhan di sektor swasta zona euro pada bulan ini secara tak terduga menguat pada laju tercepatnya dalam kurun dua bulan terakhir karena dipimpin oleh peningkatan yang cukup tajam di sektor jasa, sementara kinerja di sektor manufakturnya juga mencatat ekspansi yang tetap stabil. Kombinasi kinerja di kedua sektor tersebut membuat PMI komposit zona euro di bulan ini berhasil menguat.

Tercatat bahwa PMI flah jasa zona euro pada bulan ini naik ke level tertingginya dalam kurun dua bulan terakhir ke level 54 dari yang semula tercatat di level 53,6. Sedangkan PMI flash manufaktur zona euro tetap stabil di level 52 dan PMI komposit menguat ke level 54 dari yang semula tercatat pada level 53,4. Dari rilis ini terlihat bahwa zona euro berhasil mengambil beberapa momentum pertumbuhan yang baik pada bulan ini. Tren PMI komposit Perancis yang mengukur kinerja kedua sektor tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Euro Area Composite PMI

Rilis ini memang cukup menghibur hati para investor yang beberapa bulan terakhir cukup khawatir dengan kinerja sektor industri Perancis. Seperti diketahui, pekan ini Eurostat juga merilis data output konstruksi zona euro untuk periode yang berakhir pada Agustus 2015 dan dalam rilis tersebut terlihat bahwa data output konstruksi di wilayah ini turun tajam di zona kontraksi. Sebagai informasi, penurunan tersebut adalah penurunan bulanan ketiga yang berturut-turut.

Tetap harus dipahami dan diwaspadai bahwa risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi di zona euro dan semakin tertekannya prospek inflasi di wilayah ini belakangan kerap menjadi isu penting yang selalu diperbincangkan para pelaku pasar di Eropa. Seperti diketahui, dampak perlambatan ekonomi Tiongkok memang kian terasa buruk bagi perkembangan ekonomi global menjelang sisa tahun 2015 ini. Merespons kondisi tersebut, Dana Moneter Internasional (IMF) pun akhirnya menahan proyeksi pertumbuhan untuk kawasan euro tahun 2015 ini sebesar 1,5 persen, sedangkan prospek untuk tahun 2016 mendatang dipangkas menjadi 1,6 persen. 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/BNV/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here