Kurs Yen Jepang 23 Oktober Sedang Tergerus Oleh Kuatnya Dolar AS

270

Yen Jepanga tergerus oleh kuatnya dolar AS sehingga dini hari tadi (23/10) ditutup lemah. Tidak ada data signifikan yang rilis pada perdagangan kemarin yang membela Yen untuk kuat, sementara para pelaku pasar terus mengasah anilisa bahwa kelemahan makro ekonomi Jepang akan membuat Bank of Japan (BoJ) menyinggung pelonggaran tambahan.

Seperti diketahui bahwa data laporan sebelumnya di sektor perdagangan, defisit menyempit menjadi ¥ -114.5B perode September namun dalam laporan lebih rinci aktivitas ekspor hanya naik tipis 0.6% secara tahunan dan turun dari periode sebelumnya dan import anjlok menjadi menjadi -11.1%. Kondisi ini membuktikan bahwa pasar Asia merepotkan para ekpsortir Jepang, karena di kawasan pasar tersebut permintaan terindikasi melambat oleh penurunan import Tiongkok.

Menyinggung kesdiaan ECB menyesuaikan pelonggaran tamabahan untuk mendorong perkeonmian dan mengangkat inflasi yang alot dalam pelemahan, akakah BoJ juga akan menyatakan hal yang sama ini akan terjawab pada pertemuan BoJ akhir Oktober pekan depan. Inflasi Jepang yang sulit diangkat dan ancman resesi yang diindikasikan dengan penuruan tren konstruksi dan output industri sudah setengah terjawab bahwa pelonggaran lanjutan harus dibicarakan.

Sementara itu prospek pergerakan Yen terhadap dolar AS akhir pekan ini masih cenderung lemah karena sentimen data klaim pengangguran AS dipandang baik berada di tren penuruan di bawah 300 ribu selama lebih dari 30 pekan memberikan kecerahan pada dolar. Araha hari ini yang akan memengaruhi adalah data PMI Manufacturing Flash Oktober dari Markit. Sementara dalam jangka panjang, selama perbedaan kebijakan BoJ dan The Fed antara pelonggaran dan pengetatan, Yen akan tetap terdorong lemah.

Memantau kurs Yen pada pair USDJPY saat ini (03:11:11) bergulir di kisaran 120.66. Pada perdagangan kemarin, dini hari tadi USDJPY ditutup naik di harga 120.69 dari pembukaan 119.91 dengan capaian rendah 119.61 dan tinggi 120.76. Sentimen yang menguatkan pair ini adalah klaim pengangguaran AS memuaskan ekspektasi ekonom serta penjualan rumah (existing home sales) naik signifikan untuk periode September.

Secara teknikal,  Analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan USDJPY pekan lalu melebar jatuh signifikan kemudian berbalik naik namuan secara keselurauhan masih tetap bergerak pada tren datar atau sideways, dan masih konsolidasi tidak jauh dari harga 120.00. Berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya pari ini diperkirakan akan menguji resisten 120.97 denga support terdekat 120.00.

 

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here