Harga Emas LLG Ditutup Nyaris Stagnan, Penurunan Mulai Melambat

422

Harga emas terpantau mengalami penutupan yang nyaris stagnan pada akhir perdagangan dini hari tadi (27/10). Komoditas logam mulia berusaha untuk memperlambat pergerakan melemah yang telah terjadi selama tiga sesi berturut-turut. Melambatnya penurunan harga emas terjadi karena dollar juga mulai mengalami peningkatan yang melambat.

Harga emas spot terpantau ditutup dengan membukukan penurunan sebesar 0,01 persen pada posisi 1.163,70 dollar per troy ons. Harga berakhir di bawah level harian tertinggi yang sempat dicapai 1.169,20 dollar. Pada perdagangan Jumat malam lalu harga emas sempat anjlok ke posisi paling rendah sejak tanggal 13 Oktober lalu seiring dengan kenaikan dollar ke posisi paling tinggi dalam dua bulan belakangan.

Sementara itu harga emas berjangka terpantau mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Harga kontrak Comex untuk bulan Desember ditutup naik 0,3 persen di posisi 1.166,20 dollar per  troy ons.

Harga emas sempat mengalami kenaikan yang mantap pada sesi perdagangan Senin lalu. Akan tetapi harga emas berbalik melemah setelah Tiongkok secara mengejutkan memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya. Sementara itu para pelaku pasar masih cukup yakin bahwa Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuan di Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Data yang rilis Senin malam menunjukkan bahwa penjualan rumah tinggal di AS mengalami penurunan ke level terendah dalam nyaris satu tahun belakangan pada bulan September. Kondisi ini menunjukkan bahwa ekonomi AS belum sepenuhnya kuat untuk menahan dampak dari kenaikan suku bunga acuan. Dollar AS mengalami retreat menyusul rilis data tersebut.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pada sesi perdagangan hari ini harga emas spot berpotensi untuk melanjutkan penurunan. Pagi ini harga emas mencoba rebound dan berada pada posisi 1.164,10 dollar per troy ons.  

Pada perdagangan hari hari ini harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1.170 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga berpotensi melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1.175 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan yang retreat harga akan mengetes level support pada posisi 1.160 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi 1.155  dollar.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here