Harga Kopi Arabika ICE Futures Makin Terpukul

298

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures harus kembali menyerah kalah dan ditutup terpuruk cukup tajam pada akhir perdagangan Selasa dini hari tadi (27/10). Harga komoditas ini makin anjlok hingga mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari 1 bulan belakangan.  

Harga kopi arabika berjangka gagal memanfaatkan sentimen positif berupa pelemahan nilai tukar dollar AS. Biasanya penurunan nilai tukar dollar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relative lebih murah bagi para pembeli luar negeri sehingga permintaannya meningkat.

Akan tetapi retreat nilai tukar dollar AS tidak mampu mengangkat kinerja harga kopi arabika. Pasokan dari Kolombia diperkirakan akan meningkat karena pemerintah Negara tersebut telah mengijinkan ekspor produk dengan kualitas yang lebih rendah.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Desember ditutup melempem di akhir perdagangan akhir pekan lalu. Harga berakhir pada posisi 1,1730 dollar, turun sebesar 1,15 sen atau setara dengan 0,97 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Potensi trend bearish sudah terbuka.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support kuat di posisi 1,1487 dollar dan 1,1200 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,2017 dollar dan 1,2500 dollar.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here