Kurs Harian Dolar AS 28 Oktober, Dolar AS Tenang Menunggu Sentimen FOMC

192

Kekuatan dolar AS mixed terhadap mata uang utama lainnya dan ditutup kuat tipis dini hari tadi (28/10). Dolar AS sudah terlanjur menguat pekan lalu, imbas dari perbedaan masalah ekonomi masing-masing negara mata uang dan perbedaan target kebijakan moneter The Fed dengan bank Sentral lainnya. Sedangkan The Fed sama sekali belum bergerak merealisasikan rencana kenaikan suku bunganya. Prospek pergerakan USD selanjutnya akan bergantung pada sentimen pertemuan The Fed Kamis dini hari.

Dari sisi fundamental baru-baru ini, Durable Goods Orders jatuh -3.0% dan -1.2% yang didalamnya juga  terkandung perhitungan manufaktur, serapan tenaga kerja memburuk hanya 142k di periode September dan 136k Agustus, serta belanja konsumen dalam Retail Sales juga anjlok berkorelasi dengan turunnya kinerja sektor tenaga kerja dan upah stagnan. Data-data merah selama dua bulan belakangan itu seharusnya membawa dolar AS lemah.

Namun, perbedaan kontras rencana moneter sudah terlihat jelas antara The Fed dengan ECB dan PBoC, berimbas pada menguatnya dolar AS. Penguatan dolar sering disebut-sebut sebagai hambatan bagi perdagangan AS dan laju inflasi, sehingga paradigma fundamental di atas tampak akan lebih membuat Yellen malam ini berhati-hati berkomentar meskipun  jika ia ingin menutupi data lemah tersebut dengan kata ‘sementara’ dan diharapkan berkomentar dovish akan meredam penguatan dolar AS.

Pada perdagangan kemarin (27/10)  dolar AS melemah terhadap Yen Jepang namun tetap kuat terhadap Euro dan Sterling pada perdagangan kemarin. Tampaknya tidak menunjukan konsistensi data lemah AS yang ditunjukan oleh data Durable Goods Orders dua bulan beruntun di angka negatif. Ini akan menjadi pertanyaan tentang tren pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal ketiga, dan akan terjawab pada data PBD di hari Kamsi (29/10).

Memantau kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama pada index dolar AS saat ini (04:11:11 GMT) bergulir di teritori positif di kisaran 96.96. Dini hari tadi index ini ditutup bullish tipis di level 96.88 dari pembukaan 96.79 dengan capaian tinggi 97.02 dan rendah di level 96.58.

Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat rebound index dollar AS berhasil memecah beberapa resisten dan berhasil menyentuh 97.00 menandakan tekanan beli yang kuat, namun dalam siklus pergerakan akan ada fase koreksi. Berdasarkan level tinggi dan redah sebelumnya maka index ini lebih berpotensi berarish untuk koreksi kecil hingga support 96.14 dengan resisten terdekat di kisaran 97.35 sebagai antisipasi bullish lanjutan hingga ke level 97.64.

 

Irfan Purnawan/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here