Optimisme Konsumen Di Perancis Tergelincir

817

Sebelumnya sudah dilaporkan bahwa rilis awal kinerja bulanan sektor swasta Perancis untuk periode yang berakhir Oktober 2015 berhasil sentuh rekor terbaiknya dalam kurun 6 (enam) bulan terakhir. Sektor swasta Perancis melaporkan pertumbuhan bisnis baru genap memasuki bulan keduanya berturut-turut. Pertumbuhan bisnis baru terus mengarah pada pertumbuhan moderat di sektor jasa, sementara di sektor manufakturnya bukukan kenaikan pertama dalam kurun 18 bulan terakhir. (Lihat juga: Rilis Awal Kinerja Sektor Swasta Perancis Bukukan Pertumbuhan Yang Memuaskan)

Meski kinerja sektor swastanya sejauh ini positif, namun berdasarkan rilis Kantor statistik INSEE siang ini (28/10) atas data tingkat keyakinan konsumen bulanan negaranya untuk periode yang berakhir pada Oktober 2015, justru terlihat bahwa tingkat keyakinan konsumen negara ini secara tak terduga melemah pada bulan Oktober. Indeks keyakinan konsumen Perancis pada bulan Oktober ini turun ke level 96,0 dari level 97,0 yang tercatat di bulan September, dimana level tersbeut adalah yang tertinggi dalam kurun 8 (delapan) tahun terakhir. Secara rinci dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

France Consumer Confidence

Dalam rilis siang ini terlihat bahwa pandangan konsumen rumah tangga Perancis pada bulan Oktober ini terhadap situasi keuangan mereka selama dua belas bulan ke depan memburuk, dimana indeks yang mengukur pandangan tersebut terkontraksi makin dalam pada level -10 dari yang semula hanya sebesar -7 pada bulan September. Pada saat yang sama, penilaian konsumen runmah tangga terhadap situasi ekonomi masa lalu membaik dengan bukukan kenaikan indeks ke level -24 dari yang semula pada level -26 di bulan sebelumnya. Sementara itu, indeks yang mengukur pandangan konsumen pada kapasitas tabungan mereka saat ini turun ke level 8 pada dari yang semula tercatat pada level 13 di bulan September. 

Tidak berbeda jauh dengan Jerman yang sebagian besar warganya khawatir dengan pasar tenaga kerjanya, demikian juga di Perancis, pasalnya sebagian besar konsumen rumah tangga khawatir terhadap kenaikan tingkat pengangguran dalam beberapa bulan mendatang. Sedangkan indeks ekspektasi inflasi ke depan bukukan kenaikan tipis ke level -42 pada bulan Oktober ini dari yang semula tercatat sebesar -41 di bulan sebelumnya.

 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here