Harga Minyak WTI Ditutup Melejit Kalahkan Sentimen Negatif 3 Sesi

512

Pada akhir perdagangan Kamis dini hari harga minyak mentah berhasil mengalahkan sentimen negative yang telah terjadi selama 3 sesi berturut-turut (29/10). Harga komoditas ini bangkit menguat tajam menyusul hasil rapat Fed yang menunjukkan bahwa bank sentral Amerika Serikat ini masih akan mempertahankan suku bunga acuannya.

Kabar mengenai kondisi pasokan dari Departemen Energi Amerika Serikat juga menjadi salah satu pendorong rally. Administrasi Informasi Energi mengabarkan bahwa pasokan minyak mentah mengalami peningkatan sebesar 3,4 juta barel pekan lalu. Kenaikan ini jauh di bawah perkiraan yang dibuat oleh American Petroleum Institute yang memprediksi bahwa akan terjadi kenaikan pasokan sebesar 4,1 juta barel.

Departemen Energi juga menyatakan bahwa terjadi penarikan pasokan sebesar 785 ribu barel di Cushing, Oklahoma, titik pengepulan minyak mentah berjangka AS. Sementara itu pasokan bahan bakar minyak seperti bensin dan solar juga mengalami penurunan lebih dari yang diperkirakan.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak Desember yang merupakan kontrak paling aktif saat ini melejit kencang. Harga minyak mentah WTI tersebut ditutup melonjak sebesar 2,74 dollar atau setara dengan 6 persen ke level 45,94 dollar per barel.

Sementara itu harga minyak mentah Brent untuk kontrak Desember juga mengalami peningkatan yang signifikan di akhir sesi perdagangan. Harga ditutup melompat sebesar 2,14 dollar atau 4,5 persen menjadi 48,95 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia saat ini sedang cenderung mengalami retreat terbatas. Meskipun demikian kuatnya sentimen positif berpotensi untuk membuat kenaikan harga minyak mentah berlanjut. Untuk saat ini harga minyak mentah WTI diperdagangkan di level 45,80 dollar per barel.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 47,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 49,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 43,00 dollar dan 41,00 dollar.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here