Diluar Dugaan Jumlah Approval Kredit Rumah Di Inggris Bukukan Penurunan

680

Bank of England (BoE) kemarin (29/10) kembali merilis jumlah persetujuan pinjaman yang berhasil disalurkan sektor perbankan ke sektor riil di Inggris. Dalam rilis tersebut terlihat bahwa jumlah persetujuan pinjaman untuk pembelian rumah pada bulan September lalu secara tak terduga bukukan penurunan untuk pertama kalinya dalam kurun empat bulan terakhir dari yang semula berhasil duduki level tertingginya dalam kurun 2,5 tahun terakhir.

Adapun jumlah pinjaman yang disetujui untuk pembelian rumah tercatat sebanyak 68.874 pada bulan September lalu, angka ini lebih rendah dari yang tercatat di bulan Agustus yang berhasil bukukan persetujuan pinjaman sebanyak 70.664. Realisasi jumlah persetujuan pinjaman pada bulan lalu tersebut juga jauh dibawah perkiraan ekonom yang semula memperkirakan sejumlah 72.400 persetujuan. Sementara itu jumlah kredit konsumen tercatat tumbuh sebesar GBP 1,3 miliar, lebih besar dari perkiraan ekonom yang semula hanya memperkirakan sebesar GBP 1,1 miliar. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini data persentase persetujuan pinjaman Inggris selama setahun terakhir:

United Kingdom Mortgage Approvals

Penurunan persetujuan untuk tujuan kredit rumah pada bulan lalu memang tidak mengejutkan, bahkanpada awal pekan ini, Asosiasi Bankir Inggris ‘sudah lebih dulu merilis data yang menunjukkan bahwa penurunan persetujuan pinjaman rumah selama September lalu telah menyentuh level terendahnya dalam kurun empat bulan terakhir. Beberapa ekonom melihat saat ini pemulihan ekonomi Inggris secara keseluruhan memang memasuki fase melambat yang setidaknya akan terus terjadi hingga tahun depan, terutama jika fokus pertumbuhan ekonomi hanya mengarah pada pasar perumahan.

Sebelumnya sudah dilaporkan bahwa rilis awal laju Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) Inggris pada Q3-2015 lalu hanya bukukan pertumbuhan sebesar 0,5 persen (qoq), padahal di kuartal sebelumnya tercatat sebesar 0,7 persen (qoq). Sedangkan jika dibandingkan dengan tahun lalu, maka laju PDB Inggris pada Q3 lalu menyentuh level terendahnya dalam kurun 2 (dua) tahun terakhir yaitu sebesar 2,3 persen (yoy). Momentum pertumbuhan ekonomi Inggris menjelang sisa tahun 2015 nampak mulai mereda ditengah meningkatnya ketidakpastian arah ekonomi global yang cenderung melemah dan hanya terbantu oleh kinerja di sektor jasanya saja. (Lihat juga: PDB Q3 Inggris Melambat, Kesempatan BOE Naikkan Suku Bunganya Tertutup)

 

 

 

Stephanie Rebecca/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Edior: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here