Bursa Eropa Awal Bulan Bergerak Mixed

772

Di awal bulan November ini , Senin (02/11), beberapa indeks kawasan utama kawasan Eropa mengalami pergerakan mixed. Buruknya data manufaktur Tiongkok menjadi perhatian investor, namun kinerja positif dari beberapa emiten besar mengimbangi kekuatiran Tiongkok tersebut. Demikian juga data Manufacturing PMI kawasan Euro meningkat, memberikan penguatan bursa Eropa.

Lihat :   Laporan Kinerja Emiten Eropa Membangkitkan Pergerakan Bursa Eropa Akhir Bulan

Indeks STOXX 600 Europ terpantau naik 0,11% pada 375.88, bergerak pada posisi terendah 372.89 dan tertinggi 375.76. Indeks STOXX Europ berhasil diperkuat oleh saham Commerzbank AG yang naik 5,84%, saham National Bank of Greece 5,31%, saham Snam 3,91%, saham Dialog Semiconductor PLC 3,86%, saham TERNA 3,20%.

Sementara Indeks FTSE Inggris terpantau menurun 0.3%, pada 6.341,89 dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 6.361,09. Indeks FTSE Inggris bergerak pada kisaran 6.317,29-6.361,09

Sedangkan Pada pembukaan perdagangan bursa saham Prancis , tampak indeks CAC40 mengalami penguatan sebesar 0.18%, dengan menjadi 4.906,91 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 4.897,66, bergerak pada kisaran 4.845,12-4.913,90. Indeks CAC40 Prancis diperkuat oleh saham Renault sebesar 1,85%, saham Veolia Environtment 1,44%, saham Capgemini 1,17%, saham Credit Agricole 1,09%, saham L’air Liquid 0,89%.

Demikian juga dengan indeks DAX Jerman bergerak menguat sebesar 0.50%, pada 10.903,90 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 10.850,14. Indeks DAX Jerman berhasil diperkuat oleh saham Commerzbank sebesar 5,49%, saham Fresenius SE&Co 1,14%, saham Continental 0,91%, saham Beiersdorf 0,87%, saham Ifineon Technologies 0,86%.

Diperkirakan bursa Eropa akan berupaya melanjutkan penguatan. Selain data Manufacturing PMI Euro yang meningkat, beberapa data ekonomi AS yang dirilis nanti malam diperkirakan akan melemah.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here