Laba Bersih Q3-2015 Turun, Saham LRNA Bergerak Terbatas

396

Sampai dengan tahun berjalan per September 2015, PT Eka Sari Lorena Tbk (LRNA) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp.484,89 juta bila dibandingkan dengan laba bersih pada periode sama tahun sebelumnya Rp.1,40 miliar. Sedangkan untuk pendapatan usaha mengalami kenaikan menjadi Rp.124,24 miliar dari pendapatan usaha tahun sebelumnya Rp.103,72 miliar.

Pada beban pendapatan mengalami kenaikan menjadi Rp.88,41 miliar dari beban pendapatan tahun sebelumnya Rp.74,78 miliar dan membuat laba bruto naik menjadi Rp.35,84 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya Rp.28,93 miliar.

Penjualan aset Perseroan mengalami kerugian sebesar Rp.196,73 juta dari keuntungan tahun sebelumnya Rp.646,95 juta dan beban lain-lain bersih diderita Rp.1,82 miliar dari pendapatan lain-lain bersih tahun sebelumnya Rp.5,08 miliar.  Sedangkan beban umum naik menjadi Rp.32,86 miliar dari beban umum tahun sebelumnya 2014 Rp.30,11 miliar.

Laba usaha mengalami penurunan menjadi Rp.948,51 juta dari laba usaha tahun sebelumnya Rp.4,55 miliar. Laba sebelum pajak mengalami penurunan mnjadi Rp.503,76 juta dari laba sebelum pajak sebelumnya tahun 2014 Rp.1,69 miliar.

Untuk jumlah total aset per September 2015 mengalami kenaikan menjadi Rp.371,22 miliar bila dibandingkan jumlah aset per Desember 2014 yang hanya Rp.358,84 miliar.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham hari Senin (02/11/15), saham LRNA  dibuka pada level 119 dalam kisaran 119.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham LRNA sejak awal bulan September lalu terlihat terus mengalami pergerakan menurun tipis. Terpantau indikator MA masih bergerak turun tipis dan indikator stochastic  bergerak datar di area tengah.

Sementara indikator ADX terpantau bergerak datar  didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan LRNA dalam pergerakan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju LRNA masih akan tertekan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan LRNA. Saat ini level support berada pada Rp100 hingga resistance Rp130.

 

Connie Rineke/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here