Harga Kopi Arabika Ditutup Menguat

245

Harga kopi arabika berjangka pada penutupan perdagangan Selasa kemarin berbalik rebound dari penurunan pada hari sebelumnya di bursa ICE Futures  (04/11). Meningkatnya harga kopi arabika berjangka terdorong menurunnya nilai tukar dollar AS.

Penurunan nilai tukar dollar AS terhadap rival-rivalnya membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri. Dampaknya permintaan akan komoditas tersebut mengalami peningkatan.

Terpantau dollar AS melemah terhadap Yen Jepang, Poundsterling Inggris, Dollar Australia, juga Dollar Kanada.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Desember ditutup naik di akhir perdagangan dini hari tadi. Harga berakhir pada posisi 1,2025 dollar, meningkat sebesar 1,45 sen atau setara dengan 1,22 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi alami pelemahan terbatas. Data indikator ekonomi AS yang akan dirilis malam ini seperti Adp Employment Change dan Balance of Trade diperkirakan akan menurun.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support kuat di posisi 1,1700 dollar dan 1,1500 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,2225 dollar dan 1,2250 dollar.

 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here