Bursa Korsel Tidak Mampu Hadapi Keyakinan Kenaikan Suku Bunga AS

208
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (05/11), indeks Kospi berakhir melemah. Sentimen keyakinan kenaikan suku bunga AS pada Desember ini yang terus meningkat tidak dapat dihadapi oleh bursa Korsel sampai akhir perdagangan hari ini. Indeks Kospi turun -3,36 poin atau -0,16% pada 2049.41

Lihat : Kenaikan Minyak Mentah Dukung Penguatan Indeks Kospi

Pada penutupan perdagangan hari ini, indeks Kospi ditekan penurunan saham pembuat kapal seperti Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering dan Hyundai Mipo Dockyard yang masing-masing merosot lebih dari 2 %, sedangkan saham blue-chip Posco dan Kepco ditutup turun masing-masing 0,3 % dan 0,9 %.

Saham SK Telecom juga turun 0,2 %. Perusahaan Telco ini menjadi fokus perhatian setelah melaporkan penurunan 28,1 persen tahun-ke-tahun pada laba bersih kuartal ketiga pada hari Rabu. Sementara itu, pernyataan Fitch Ratings mengatakan akuisisi operator televisi kabel CJ HelloVision kemungkinan akan meningkatkan bisnis SK Telecom Media dengan memperluas basis pelanggan dan memperkuat penjualan layanan paket nya.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Kospi ditutup turun 0,05 poin atau 0,02% pada 252.50 dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 252.55.

Untuk perdagangan selanjutnya, belum ada arahan dari fundamental domestik. Namun masih harus diperhatikan perkembangan data ekonomi indikator AS, dimana besok akan dirilis data tenaga kerja AS yang diindikasikan positif.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi menghadapi tekanan. Pergerakan indeks akan bergerak di level Support 250.86-249.43 poin, dan di kisaran Resistance 254.00-255.74.

 

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here