Harga Kakao Retreat, Terganjal Kuatnya Dollar dan Pasar Lesu

207

Harga kakao berjangka ICE Futures mengalami penurunan pada akhir sesi perdagangan dini hari tadi (05/11). Harga kakao berjangka di ICE Futures New York mengalami penutupan di teritori negatif. Menguatnya mata uang dollar AS menekan harga Kakao. Penguatan dollar didorong keyakinan yang semakin kuat akan dinaikkannya suku bunga AS pada akhir tahun ini setelah pidato ketua The Fed Janet Yellen kemain malam.

Pasar kakao juga mulai lesu dengan kenaikan harga, sulitnya produksi karena kekeringan dan El Nino, membuat industri yang menggunakan bahan kakao menurun. Barry Callebaut AG, produsen terbesar di dunia untuk produksi massal cokelat, menurunkan proyeksi produksi jangka menengah dan mengatakan tahun ini akan menantang karena harga kakao yang tinggi.

Di akhir perdagangan Jumat dini hari harga kakao berjangka kontrak Desember yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan pelemahan terbatas. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar 62 dollar atau 1,88 persen pada posisi 3.235 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan mengalami penurunan. Meskipun masih lemah trend bearish kembali terbentuk untuk jangka pendek, menengah dan panjang.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuklanjutkan pelemahan pada Support pertama pada 3.200 dan Support kedua pada 3.150. Namun jika harga rebound, akan mengetes level Resistance pada posisi 3.285 dollar. Jika level resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 3.335 dollar

 

Freddy/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here