Rupiah Kamis Sore Berhasil Bangkit Oleh Data PDB Q3

181

Mengakhiri perdagangan hari keempat pekan ini (5/11) mata uang rupiah berhasil bangkit kembali setelah dilemahkan dollar sepanjang perdagangan hari ini. Diakhir perdagangan Rupiah berhasil naik sedikit dari penutupan perdagangan hari sebelumnya. Sentimen yang mengangkat kenaikan Rupiah rilis data PDB Q3 yang naik meninggalkan lemahnya ekonomi di Q2.

Berhasil kuatnya Rupiah didorong oleh aksi beli saham kapital besar di bursa saham setelah diawal perdagangan sempat terjadi aksi profit taking. Asing berhasil mengalirkan dananya ke bursa saham sebesar Rp1,6 triliun dengan net buy sebesar Rp66,3 miliar. Namun meski asing cetak net buy, ihsg tetap negatif dari awal perdagangan.

BPS umumkan PDB Q3 naik ke posisi 4,73% dari posisi 4,67% pada kuartal sebelumnya, kenaikan ini sekaligus mensinyalkan prospk kenaikan lanjutan pada kuartal keempat tahun ini. Kenaikan PDB ini sedikit ditopang oleh belanja pmerintah yang cukup efektif dari 6 bulan sebelumnya.

Hari ini rupiah berhasil naik 0,04% ke posisi 13543 dengan posisi tertinggi 13.538 dan terendah  13.635 di pasar spot. Namun berdasarkan  kurs transaksi BI hari ini  dipatok Rp13.671/US$ untuk kurs jual dan Rp13.535/US$ kurs beli. Selain itu kurs JISDOR naik ke posisi  Rp13.603/US$ dari kurs kemarin Rp13.461. 

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan keesokan harinya berpotensi lanjutkan penguatan namun terbatas dan berusaha mengetes level resistance  13.420 dan 13.390 per dollar. 

 

 

Joel/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here