Indeks Nikkei Ditutup Positif, Pelemahan Yen Penguatnya

192
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang pada Jumat (06/11), indeks Nikkei kembali menguat, ditutup naik 149,19 poin atau 0,78% pada 19.265,60. Kenaikan indeks Nikkei kembali tertolong dengan terjadinya pelemahan Yen lanjutan. Pernyataan ketua The Fed, Janet Yellen dengan dimungkinkannya kenaikan suku bunga AS pada akhir tahun ini, semakin menguatkan dollar AS, sehingga melemahkan mata uang Yen.

Lihat : Bursa Jepang Dibuka Menguat Tertolong Pelemahan Yen

Selain itu saham-saham di bursa Jepang juga memberikan penguatan bagi indeks Nikkei hari ini. Saham Sumitomo Osaka Cement Co Ltd naik 8,69%, saham Daiwa House Industry Co Ltd naik 8,09%, saham Terumo Corp naik 5,19%, saham Kubota Corp naik 4,92%, saham Minebea Co Ltd naik 4,52%.

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri, anggota dewan Bank of Japan (BOJ) mempertahankan pandangan optimis terhadap perekonomian negara tapi banyak dari mereka memperingatkan bahwa perlambatan pertumbuhan di pasar negara berkembang, jika berkepanjangan, bisa membebani ekspor, demikian risalah rapat tingkat bank sentral pada Kamis (05/11).

Sedangkan pergerakan indeks berjangka Nikkei hari ini, juga mencatatkan kenaikan tipis sebesar 10 poin atau 0.05%, dengan menjadi 19.270 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 19.260 poin.

Sementara dari dalam negeri, dari rilis indikator ekonomi diperoleh hasil mixed. Pagi tadi telah dirilis hasil Foreign Bond Investment yang mencatatkan hasil kenaikan. Hasil bulan Oktober ini adalah 882.8 miliar yen, naik dibandingkan bulan lalu sebesar 464,9 miliar yen. Sementara data Stock nvestment by Foreigners alami kemunduran,  hasil bulan Oktober ini 187,1 miliar yen, turun dari hasil bulan lalu 325 miliar yen.

Sementara tadi siang, hasil rilis data Coincident Index Prel September berada pada level 111.9 turun dari hasil bulan sebelumnya pada level 112.2. Sedangkan data Leading Economic Index Prel September barada pada level 101.4, turun dari hasil bulan sebelumnya pada 103.5. 

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei pada awal pekan nanti akan merespon data Foreign Exchange Reserves bulan Oktober yang akan dirilis senin pagi. Indeks berpotensi melanjutkan penguatan terbatas. Indeks akan kembali mencoba menembus resistance pertama pada posisi 19.302 poin, jika pergerakan indeks berhasil menembus resistance pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus resistance kedua pada posisi 19.351 poin.

Namun jika harga berbalik melemah, indeks akan menembus support pertama pada posisi 19.186 poin , jika pergerakan indeks berhasil menembus support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus support kedua pada posisi 19.131 poin.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here