Lemahnya Kinerja Keuangan Q3 Ancam Laju Saham BWPT

243

Setelah saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) sempat jatuh ke posisi terendahnya sejak IPO pada akhir bulan September lalu berusaha bangkit kembali dan hingga perdagangan kemarin baru sukses angkat sahamnya 18 persen lebih. Namun dengan lemahnya fundamental perusahaan, laju saham dapat jatuh lagi.

Melihat fundamental perusahaan dari kinerja keuangan pada kuartal ketiga lalu, BWPT alami penurunan kinerja yang cukup besar diatas 50 persen lebih, dimana laba bersih yang didapat hanya Rp82,19 miliar atau Rp2,61 per saham sedangkan periode sama tahun 2014 meraih  Rp177,38 miliar atau Rp8,50 per saham.

Untuk pelemahan kinerja ini, BWPT menyalahkan beban keuangan yang melonjak tinggi hingga 200 persen lebih sedangkan pendapatan perseroan hanya naik 17 persen lebih. Kondisi inilah yang membuat perusahaan nyaris merugi apalagi utang perseroan per akhir kuartal ketiga lalu naik hingga 60 persen dari asetnya.

Pendapatan BWPT hanya Rp2,06 triliun sedangkan jumlah beban yang dimiliki perseroan baik beban  pokok, beban usaha dan keuangan mencapai Rp2 triliun lebih. Dan aset yang dimiliki perusahaan kini mencapai  Rp16,64 triliun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (6/11/15) saham BWPT dibuka pada level 232 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 234. Kini saham sedang bergerak pada kisaran 239-232 dan volume perdagangan baru mencapai 16 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BWPT sejak pertengahan Oktober alami tekanan. Terpantau indikator MA sudah bergerak flat diatas Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak turun di  area jenuh jualnya.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan BWPT dalam potensi  penguatan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pada target level resistance di level Rp250 hingga target support di level Rp230.

 

 

 

Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here