IHSG 10 November Ditutup Tertekan Maraknya Aksi Profit Taking

165

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa (10/11) gagal menembus titik rebound, ditutup turun 1,08% pada 4451,05, demikian juga dengan indeks saham unggulan LQ45 ditutup turun 1,73% ke posisi 754,70.

Pada perdagangan hari ini 106 saham mengalami penguatan dan 172 saham yang mengalami penurunan. Jumlah saham yang berhasil diperdagangkan hari ini mencapai 4,71 miliar saham dengan nilai sebesar Rp6,76 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 266.983 kali.

Pelemahan IHSG terpengaruh pelemahan di bursa kawasan Asia yang sebagian besar melemah kecuali bursa Jepang. Pelemahan juga terjadi akibat maraknya aksi profit taking investor, tercatat jumlah dana yang keluar pasar modal sebesar 504,32 miliar rupiah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan berupaya rebound dengan harapan meredaya aksi profit taking dan optimisme penguatan ekonomi Indonesia dengan pelaksanaan paket kebijakan ekonomi tahap VI dan merespon data Business Confidence yang meningkat dan Retail Sales yang diperkirakan meningkat. Secara teknikal, IHSG akan bergerak pada kisaran Support 4430-4410 dan kisaran Resistance 4472-4500.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here