Bursa Global Mixed, Harga Minyak Rebound

418

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan Bursa Saham AS ditutup mixed dengan adanya penurunan saham Apple lebih dari 3%. Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,16 %, di 17,758.21, ditopang kenaikan saham Visa. S & P 500 ditutup naik 0,15 %, pada 2,081.72, dengan kenaikan saham tujuh sektor. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,24 %, pada 5,083.24 dengan penurunan saham Apple dan saham semikonduktor.

Sementara itu, bursa Asia dibuka mixed terpengaruh turunnya bursa Wall Street dan penantian data ekonomi Tiongkok yang akan dirilis hari ini. Pagi ini Nikkei turun 0,08% di 19655.49. Kospi turun 0,03% di 1995.93. Sementara terpantau ASX 200 naik 0,28% di 5113.40.

Dari pasar komoditas, harga emas spot LLG pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup turun 0,2 % pada 1089.31 dollar per troy ons didorong penguatan dollar. Sementara harga minyak mentah WTI untuk kontrak Desember ditutup naik 0,78 %, pada 44,21  dollar per barel setelah Badan Energi Internasional mencatat penurunan tajam dalam investasi minyak.

Dari pasar valas, Euro melemah karena ketidakpastian politik di Portugal memberikan alasan untuk menguatkan kebijakan pelonggaran moneter lebih lanjut dari Bank Sentral Eropa. EURUSD turun 0.24%, pada 1.0723. GBPUSD naik 0.04 % pada 1.5116. USDJPY naik 0.01 %, pada 123.14.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa (10/11) gagal menembus titik rebound, ditutup turun 1,08% pada 4451,05. Pelemahan IHSG terpengaruh pelemahan di bursa kawasan Asia yang sebagian besar melemah kecuali bursa Jepang. Pelemahan juga terjadi akibat maraknya aksi profit taking investor, tercatat jumlah dana yang keluar pasar modal sebesar 504,32 miliar rupiah. Secara teknikal, IHSG akan bergerak pada kisaran Support 4430-4410 dan kisaran Resistance 4472-4500. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : LPKR, SSMS, PGAS, BMRI.

 

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here