Harga Gula ICE Menguat Terdorong Penurunan Produksi di Brazil

308

Harga gula berjangka berbalik menguat signifikan pada penutupan perdagangan Rabu dini hari tadi (11/11). Kenaikan signifikan harga gula terjadi akibat menurunnya produksi gula akibat cuaca basah yang menyebabkan tingkat kelembaban yang tinggi yang merusak kualitas produksi gula tersebut.

Kelembaban yang berlebih telah menurunkan produksi gula, turun ke 53 kilogram per ton tebu rata-rata sampai akhir Oktober dari 57,2 kg / ton pada saat yang sama tahun lalu.

Unica, kelompok industri tebu Brasil, menyatakan terdapat kandungan gula miskin, khususnya di negara bagian Sao Paulo, Brazil, dan ini menjadi ancaman bagi kelanjutan pabrik-pabrik di pusat selatan Brazil ini.

Di sisi lain, pabrik-pabrik di Brazil juga mulai mengalihkan produksi hasil tebu yang semula untuk menghasilkan gula menjadi menghasilkan etanol. Unica, kelompok industri tebu Brasil, menunjukkan bahwa hanya 42,2% dari hasil tebu dialihkan mereka untuk membuat gula, daripada etanol.

Unica menyoroti kekuatan pasar etanol Brasil, didorong oleh harga bensin yang lebih tinggi, dengan penjualan hydrous ethanol – yang tidak dicampur dengan bioetanol – mencapai rekor 1.7 bn liter bulan lalu.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2016 terpantau mengalami kenaikan tajam. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup menguat sebesar 0,72 sen atau setara dengan  5,15 persen pada posisi 14,71 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh kekuatiran penurunan produksi tersebut.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level support pada posisi 14,40 sen dan 14,00 sen. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  15,00 sen dan 15,30 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here