IHSG 11 November Dibuka Positif, Potensi Tekanan Masih Berlanjut

335

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Rabu (11/11) dibuka positif, naik tipis 0,01% pada 4451,49. Hingga saat ini terpantau bergerak melanjutkan penguatan 0,12% pada 4456,17.

Penguatan IHSG terdorong bergerak mixednya bursa global, dimana bursa Wall Street ditutup mixed dinihari tadi, dan bursa Asia dibuka mixed pagi ini. Dari dalam negeri, investor mulai mencerna hasil data indikator ekonomi yang positif dengan meningkatnya tingkat Business Confidence Indonesia dan peningkatan Retail Sales Indonesia.

Hasil Indeks Tendensi Bisnis (ITB) yang dirilis BPS pada Q3-2015 naik sebesar 106,04, berarti pelaku bisnis lebih optimis jika dibandingkan dengan Q2-2015  yang saat itu sebesar 105,46.

Sementara itu dari hasil survey BI tersebut dinyatakan dalam  Indeks Penjualan Riil (IPR) September 2015 yang naik sebesar 7,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 5,8% (yoy) pada Agustus 2015. Survey Penjualan Eceran yang dilakukan BI pada bulan tersebut meningkat oleh ramainya penjualan ritel sektor komunikasi dan telekomunikasi seperti smartphone; serta makanan  dan minuman kemasan.

Pagi ini terpantau 74 saham menguat dan 61 saham melemah. Terjadi perdagangan saham sebanyak lebih dari 292 juta saham dengan nilai mencapai lebih dari 719 miliar rupiah, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih dari 23000 kali.

Pada hari ini akan dirilis data indikator ekonomi Indonesia. Data Loan Growth (YoY) September diperkirakan sedikit meningkat, dari level 10,9% pada bulan sebelumnya menjadi 10,93% pada bulan September.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan bergerak sideways menghadapi kondisi penguatan ekonomi domestik dan masih berlanjutnya aksi profit taking saham-saham unggulan. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4417-4387, dan kisaran Resistance 4467-4494.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here