Indeks Kospi Ditutup Naik Tipis, Berpotensi Sideways

714
Photo by Vibizmedia

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (11/11), indeks Kospi berakhir naik tipis. Kenaikan tipis indeks tertahan oleh kekuatiran ekonomi Tongkok. Indeks Kospi naik 0,68 poin atau 0,03% pada 1997.27.

Lihat : Bursa Korsel Dibuka Lemah Masih Mencerna Data Fundamental Domestik dan Tiongkok

Hasil rilis data indikator ekonomi Tiongkok hari ini, Investasi aset tetap China (FAI) meningkat 10,2 persen pada periode Januari-Oktober dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, sesuai dengan harapan, namun sedikit turun dari hasil 10,3 persen yang tercatat pada periode Januari-September.

Produksi industri turun 5,6 persen tahun-ke-tahun pada bulan Oktober, dari tingkat 5,7 persen bulan September dan dibawah perkiraan 5,8 persen oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Penjualan ritel di China naik 11,0 persen pada tahun pada bulan Oktober, sedikit lebih tinggi dari 10,9 persen pada bulan September.

Pergerakan sideways terjadi pada saham-saham bursa Korsel. Saham Samsung Electronics dan Hyundai Motor ditutup masing-masing naik 0,9 % dan 0,3 %, namun saham produsen mobil domestik Kia Motors merosot 1,7 %.

Saham SK Innovation dan S-Oil turun masing-masing hampir 2 % , dengan turunnya harga minyak mentah AS di perdagangan Asia setelah data industri menunjukkan peningkatan stok AS.

Dari data domestik, pengangguran Korea Selatan turun 3,4 persen pada Oktober, turun dari 3,5 persen pada September, menandai rendah 9 bulan.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Kospi juga naik tipis 0,10 poin atau 0,04% pada 246.00 dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 245.90.

Untuk perdagangan selanjutnya, esok pagi akan dirilis data Interest Rate Decision Oktober yang diindikasikan berdasarkan hasil survey ekonom akan berada pada level tetap 1,5% seperti sebelumnya .

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan saham esok hari indeks Kospi berpotensi bergerak sideways merespon kemungkinan merosotnya harga minyak dan stabilnya tingkat suku bunga Korsel. Pergerakan indeks akan bergerak di level Support 245.00-244.00 poin, dan di kisaran Resistance 247.00-248.00.

 

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here