Kekuatan Euro Terpangkas Oleh Turunnya Harga Grosir Jerman

292

Penguatan kurs Euro sejak awal perdagangan sesi Asia hari ini tidak mampu  bertahan lama ditengah perdagangan sesi Eropa hari ini (11/11). Euro berbalik melemah terhadap dollar AS setelah Destatis Jerman umumkan turunnya harga grosir negeri tersebut.

Sentimen negatif terhadap pair EURUSD semakin kuat meski dollar AS sedang lemah oleh sepinya katalis yang menggerakkan, ketika indikator ekonomi yang menunjukkan tingkat harga grosir negeri Jerman yaitu German WPI m/m turun ke -0,4% dari bulan sebelumnya -0,6%.

Yang membuat kurs Euro terpangkas penguatannya karena data yang dirilis jauh dibawah ekspektasi pasar yang harapkan terjadi kenaikan harga grosir di 2%. Selain itu pasar mengkhawatirkan rilis data inflasi besok pasca data ini.

Karena jika inflasi Jerman turun lagi maka alasan ECB untuk menambah stimulus ekonominya semakin kuat karena lemahnya inflasi kawasan Euro. Sentimen inilah yang melemahkan kurs Euro beberapa pekan terakhir. Selain itu malam ini pasar sedang menanti pidato Mario Draghi dalam event yang dibuat oleh BOE di London.

Pergerakan kurs Euro di sesi Eropa (11:45:35 GMT) bergerak turun  terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lemah  pada   1.0723 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  Euro turun 7  pips  atau 0, 01%  dan nilai bergulir  berada pada 1.0716.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair EURUSD lanjutkan pelemahan ke  kisaran 1.0690. Namun jika terjadi koreksi akan kembali ke posisi 1.0769 pada MA 5  daily.

 

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here