Lonjakan Kerugian Kurs Mendera Kinerja Q3, Saham KIJA Berusaha Rebound

264

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang berencana ekspansi membangun ratusan kawasan industri baru di pulau Jawa tepatnya di Kendal, Jawa Tengah berhasil meraih peningkatan pendapatan pada periode kuartal ketiga lalu namun karena pelemahan Rupiah membuat keuntungan perusahaan merosot hingga 80 persen lebih.

Kinerja keuangan yang cukup mengkhawatirkan tersebut dipicu oelh kerugian selisih kurs yang dialami perusahaan cukup tinggi dari Rp2 miliar menjadi Rp320 miliar. Lonjakan selisih kurs inilah yang membuat laba perseroan tergerus menjadi  Rp71 miliar, padahal periode yang sama tahun 2014 bisa mencapai Rp381 miliar.

Naiknya pendapatan KIJA yang biasa disupport oleh bisnis infrastruktur kawasan industri dan real estate dibantu dengan peningkatan pendapatan bisnis pembangunan perhotelan dan rekreasi , sehingga pendapatan berhasil naik 10 persen lebih dari periode Q3-2014 menjadi  Rp2,28 triliun.

Untuk pergerakan sahamnya pada perdagangan Selasa (10/11/15) saham KIJA ditutup turun 3% pada level 229 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 236. Kemarin saham bergerak dalam kisaran 241-227  dengan volume perdagangan saham mencapai 53,2 juta  saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham KIJA bergerak fluktuasi namun dalam trend yang bullish . Terpantau indikator MA  bergerak naik dan bearish candle menyentuh lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic  bergerak turun ke area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar  didukung oleh +DI yang juga bergerak turun diatas -DI, menunjukan pergerakan KIJA masih lemah. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pada target level resistance di level Rp245 hingga target support di level Rp224.

 

 

Joel/VM/VBN/ Senior Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here