Tingkat Pengangguran Inggris Capai Rekor Terendah Tujuh Tahun

210

Tingkat pengangguran Inggris turun ke level terendah dalam lebih dari tujuh tahun pada kuartal ketiga, memperkuat perbaikan dalam pasar tenaga kerja seperti yang Bank of England harapkan. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,3 persen, terendah sejak musim semi tahun 2008, demikian rilis yang disampaikan Kantor Statistik Nasional Inggris pada Rabu (11/11) di London.

Sementara sebelumnya hasil survey Ekonom dalam survei Bloomberg News memperkirakan bahwa tingkat pengangguran tidak akan berubah pada level 5,4 persen. Sedangkan tingkat pekerjaan melonjak 177.000 menjadi 31,2 juta.

united-kingdom-unemployment-rate

Meskipun terjadi peningkatan dalam jumlah pekerjaan, terjadi juga pelemahan laju pertumbuhan upah. Pendapatan tidak termasuk bonus naik 2,5 persen secara tahunan pada kuartal tersebut, turun dari 2,8 persen pada tiga bulan sebelumnya dan meleset dari perkiraan pembacaan pada 2,6 persen. Total gaji naik 3 persen, berkat lonjakan 15 persen bonus.

Dengan inflasi stagnan, konsumen Inggris telah menikmati periode pertumbuhan pendapatan riil sekitar 2,3 persen tahun ini, membantu untuk mendukung perekonomian. BOE mengatakan risiko untuk permintaan domestik yang cukup seimbang, meskipun harus tetap menjaga suku bunga pada tingkat rendah karena prospek global yang melemah.

Prospek pasar tenaga kerja adalah kunci penting bagi Gubernur BOE Mark Carney. Bank sentral mengatakan pekan lalu bahwa kenaikan lapangan kerja akan melambat. Tingkat pengangguran mungkin rata-rata 5,2 persen tahun depan dan 5 persen pada 2017, katanya. Menteri Keuangan Britania Raya George Osborne mengatakan data terbaru tenaga kerja ini merupakan berita baik dan menggerakkan perekonomian lebih dekat ke tujuannya.

Jika produktivitas membaik, yang akan memungkinkan perekonomian untuk mendukung pertumbuhan upah lebih cepat tanpa tekanan inflasi ke atas. Tapi jika penawaran tenaga kerja menurun, dapat memaksa perusahaan untuk menaikkan tingkat upah, hal ini memicu inflasi upah.

Menurut data terbaru, kerja paruh waktu menyumbang empat perlima dari peningkatan lapangan kerja pada kuartal ketiga. Namun, jumlah orang yang bekerja paruh waktu karena mereka tidak bisa menemukan pekerjaan penuh waktu turun 30.000 ke level terendah sejak awal 2011.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here