Meski Terhadap Dollar Lemah, Pound Sesi Eropa Kuat Lawan Euro

260

Kurs mata uang Inggris pada perdagangan sesi Eropa siang ini mixed, meski terhadap dollar AS melemah namun terhadap kurs Euro menguat. Sentimen yang menguatkan kurs ini terhadap Euro sore ini respon pasar terhadap pidato Mario Draghi selaku presiden ECB yang mempertegas kembali hasil pertemuan ECB bulan Oktober lalu.

Melemahnya kurs ini terhadap dollar AS dipicu oleh sentimen positif yang menggerakkan dollar AS dari dari data ekonomi Amerika yang dirilis malam ini.  Selain itu sepinya katalis penggerak kurs mata uang Inggris membuat pasar melihat fundamental dollar AS.

Malam ini akan dirilis data klaim pengangguran AS mingguan yang berakhir pekan lalu dengan prediksi data yang menurun dari periode sebelumnya. Jika data tersebut sesuai harapan maka pair GBPUSD akan semakin terkoreksi.

Pergerakan kurs pound  di sesi Eropa (10:45:35 GMT) bergerak turun terhadap dollar AS,  setelah  GBPUSD dibuka kuat  pada   1.5214 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  pound turun 24  pips  atau 0, 2%  dan nilai bergulir  berada pada 1.5190.

Pergerakan kurs pound  di sesi Eropa (10:45:35 GMT) bergerak naik terhadap Euro,  dimana pair EURGBP setelah  dibuka kuat  pada   0.7061 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  pound turun 2  pips  atau 0,1%  dan nilai bergulir  berada pada 0.7059.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD akan terus terkoreksi terus  menuju kisaran 1.5175. Namun jika terjadi koreksi akan kembali naik ke posisi 1.5254.

 

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here