Wall Street Tergelincir Ditengah Berita Mega Merger Dan Aksi Jual Saham Pengecer

402

Bursa saham Amerika ditutup melemah, indeks Standard & Poor 500 turun 0,3 persen menjadi 2.075 pada 4 pm di New York, setelah berayun antara keuntungan dan kerugian. Dow Jones Industrial Average kehilangan 55,99 poin, atau 0,3 persen, ke 17,702.22. Nasdaq Composite Index turun 0,3 persen, dan Indeks Russell 2000 turun 0,8 persen. Sekitar 6,4 miliar saham diperdagangkan di bursa AS, 15 persen di bawah rata-rata tiga bulan.

Reaksi pasar sudah mulai mendatar terhadap potensi kenaikan suku bunga di bulan depan. Untuk saat ini, diantara para investor, ada 68 persen mengatakan suku bunga akan naik di bulan Desember, naik dari 56 persen di minggu lalu.  

Untuk musim laba kali ini, Cisco Systems Inc, Nordstrom Inc, Kohl Corp dan Viacom Inc adalah beberapa perusahaan yang dijadwalkan untuk melaporkan kinerja keuangan mereka pada hari Kamis malam nanti.

Harga saham Wal-Mart Stores Inc kehilangan 1,9 persen, dan Target Corp turun 3 persen  demikian juga dengan harga saham Apparel PVH Corp, Ralph Lauren Corp dan Michael Kors Holdings Ltd, dengan paparan tren penjualan Macy, turun lebih dari 4,1 persen.

G-III Apparel Group Ltd, yang  memiliki lisensi  untuk menjual produk-produk dari merek termasuk Calvin Klein dan Tommy Hilfiger yang tersedia di berbagai department store besar, tenggelam lebih dari 11 persen membebani Indeks Russell 2000. Saham ini anjlok ke terendah sejak Desember.

Perusahaan energi turun 1,9 persen, terburk diantara 10 industri utama di indeks S & P 500, setelah harga minyak mentah meluncur lagi setelah data menunjukkan kenaikan kembali dari stok minyak mentah dunia. Apache Corp kehilangan 7,3 persen demikian juga dengan harga saham Anadarko, menurun 3,8 persen.

Sampai penutupan bursa dini hari tadi, harga saham Boston Scientific Corp merosot 4,2 persen, salah satu pemain terburuk dalam kelompok perawatan kesehatan. Watchman, perangkat kesehatan yang mereka miliki, yang digunakan untuk menangani gumpalan darah yang mematikan didalam hati, gagal untuk mendapatkan dukungan dari Program US Medicare sehingga tidak dapat dipakai secara luas.

Indeks Volatilitas Chicago Board Options Exchange naik 5 persen menjadi 16,06. Ukuran gejolak pasar yang dikenal sebagai VIX ini, sempat mengalami penurunan tertajam di bulan Oktober.

Harga saham Molson Coors Brewing naik ke rekor. Perusahaan penghasil bir ini berencana untuk membeli merek Miller global dan membeli 58 persen lainnya dari perusahaan patungan MillerCoors AS, senilai $ 12 triliun yang dirancang untuk membantu merger Anheuser-Busch InBev NV dengan SABMiller Plc. Saham Molson Coors naik sampai lebih dari 33 persen sejak spekulasi merger terungkap hampir dua bulan yang lalu.

ADT Corp naik 4,4 persen, menutup penurunan sebesar 9,2 persen sebelumnya. Pertumbuhan berbasis jumlah pelanggan dari penyedia layanan keamanan untuk rumah tinggal dan usaha kecil ini diprediksi akan bertumbuh di tahun yang akan datang.

General Electric Co naik untuk untuk hari kedua, dengan total kenaikan harga saham sebesar 1,8 persen ke level tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun. Harga saham perusahaan ini naik 1,2 persen kemarin setelah GE dan Alstom SA memenangkan kontrak senilai $ 5.6 miliar untuk membangun lokomotif bagi perusahaan milik Negara India.

Amazon.com Inc, naik 2,1 persen ke rekor baru. Saham yang naik untuk kelima kalinya dalam enam sesi.

Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Vibiz Securities Academy

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here