Harga Gula ICE Alami Trend Bullish

238

Harga gula berjangka ICE mengakhiri perdagangannya dini hari tadi (13/11) dengan membukukan kenaikan yang mantap, rebound dari pelemahan yang terjadi pada perdagangan kemarin. Harga gula ICE Futures terpantau mengalami kecenderung trend bullish yang cukup solid.

Secara fundamental harga komoditas ini masih berpotensi untuk melanjutkan trend bullish. Kondisi kualitas produksi gula yang menurun karena tingginya tingkat kelembaban di Brazil menjadi sentimen yang membuat harga gula menguat. Kondisi kelembaban ini juga yang dapat menghambat masa panen, sehingga produksi gula menurun.

Pada penutupan perdagangan Kamis dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2016 terpantau mengalami peningkatan yang signifikan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup menguat sebesar 0,28 sen atau setara dengan  1,91 persen pada posisi 14,97 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah dan dollar AS serta kondisi cuaca di negara-negara penghasil gula. Secara teknikal pergerakan harga komoditas ini masih berada dalam trend menguat untuk jangka pendek, menengah dan panjang.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level support pada posisi 14,50 sen dan 14,00 sen. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  15,50 sen dan 16,00 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here