Harga Batubara Rotterdam Rebound Teknikal

218

Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari (16/11) harga batubara Rotterdam membukukan kenaikan. Harga batubara rebound setelah pada perdagangan sebelumnya sempat ditutup melemah, turun 0,60%.

Harga batubara kembali mengalami aksi beli teknikal. Harga sudah berada dalam kondisi yang oversold. Dampaknya para pelaku pasar kembali menyiapkan aksi pembelian. Meskipun demikian tekanan pelemahan harga minyak membuat kenaikan yang terjadi di pasar batubara berjangka tidak terlalu tajam.

Harga batubara sendiri diprediksi akan terus mengalami tekanan. Diperkirakan hingga akhir tahun ini harga komoditas sumber energi alternative tersebut akan terus melorot dan mencapai level 45 dollar per ton.

Di akhir perdagangan Sabtu dini hari harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Januari 2016 berada di posisi 49,45 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,15 dollar atau setara dengan 0,30 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu harga batubara kontrak SGX IHS McCloskey Indonesian Sub-Bit FOB Index Futures bulan Desember 2015 hari ini ditransaksikan pada posisi 36,60 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh kinerja harga minyak mentah. Melemahnya harga komoditas ini diperkirakan akan berlangsung terus akibat permintaan global yang masih sangat lemah.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 49,00 dollar dan support kedua di level 48,50 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 50,00 dollar dan 50,50 dollar.

 

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here