Saham Penerbangan dan Pariwisata Menekan Penutupan Indeks Kospi

268
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan awal pekan Senin (16/11), indeks Kospi tergelincir -30,27 poin atau -1,53% pada 1943.02. Penurunan indeks Kospi tertekan pelemahan saham-saham maskapai penerbangan dan pariwisata.

Lihat : Bursa Korea Selatan Dibuka Negatif, Tertekan Teror Paris dan Harga Minyak

Terjadinya aksi teror di Paris, Perancis, membuat pasar pariwisata menurun akibat kekuatiran keamanan dan travel warning beberapa negara.

Adapun saham-saham yang menjadi pemberat indeks Kospi adalah saham Korean Air Lines dan Asiana Airlines ditutup turun masing-masing 3,3 persen, sementara saham agen perjalanan terbesar di negara itu Hanatour Services anjlok 8,9 persen.

Sementara itu saham blue chip juga memberikan kontribusi penurunan yang signifikan, dimana saham Samsung Electronics dan Posco masing-masing turun 2,9 persen dan 3,2 persen.

Sedangkan saham Lotte Shopping merosot 5,7 persen di tengah berita bahwa Hotel Lotte Co kehilangan lisensi untuk menjalankan outlet ritel bebas bea di pusat kota Seoul.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka juga mengalami pelemahan. Saat ini terpantau turun -2,40 poin atau -0,99% pada 240.40, dimana pada penutupan sebelumnya berada pada 242.80.

Untuk perdagangan selanjutnya pada awal pekan mendatang, belum ada arahan, karena tidak ada data indikator yang akan akan dirilis. Namun perlu terus diwaspadai pergerakan harga minyak dunia dan bursa-bursa global. 

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan saham selanjutnya indeks Kospi berpotensi bergerak melemah merespon kemungkinan masih merosotnya harga minyak dan pelemahan bursa global. Pergerakan indeks akan bergerak di level Support 237.43-234.84 poin, dan di kisaran Resistance 243.19-246.06.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here