Bursa Jepang Dibuka Rebound Didukung Kenaikan Minyak Dunia dan Pelemahan Yen

485
Vibizmedia Photo

Bursa Jepang pada awal perdagangan Selasa (17/11) dibuka rebound melompat 1,4%. Terpantau saat ini naik 1,61% pada 19706.45. Penguatan Indeks Nikkei didukung naiknya harga minyak dunia dan pelemahan mata uang Yen.

Lihat : Indeks Nikkei Ditutup Masih Tertekan Hasil PDB dan Tragedi Paris

Harga minyak berjangka WTI untuk kontrak bulan Desember ditutup naik 2,42%, pada 40,74 dollar per barel akibat serangan teroris di Paris memicu kekhawatiran bahwa ketegangan geopolitik akan mengancam pasokan minyak global.

Sementara Yen terlihat melemah. Pada penutupan perdagangan forex dinihari tadi, kurs pair USDJPY naik 0.49 %, pada 123.17, menggambarkan pelemahan Yen yang terjadi.

Dengan pelemahan Yen, saham-saham yang berorientasi ekspor meningkat. Saham Toyota Motor memimpin kenaikan di antara saham pembuat mobil, naik 1,9 persen, sementara saham Panasonic dan saham Canon meningkat masing-masing 1,2 persen dan 1 persen.

Kenaikan harga minyak juga menguatkan saham-saham perminyakan. Saham Inpex menguat hampir 3 persen, sedangkan saham Showa Shell Sekiyu dan JX Holdings masing-masing naik lebih dari 2 persen.

Investor juga membeli saham-saham maskapai penerbangan yang kemarin babak belur, membuat saham-saham tersebut menguat. Saham Japan Airlines dan saham All Nippon Airways Holdings masing-masing naik 0,7 persen dan 1,1 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka juga rebound, naik signifikan 300 poin atau 1,55% pada 19,710.00 dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,410.

Dari dalam negeri, hari ini belum ada rilis data fundamental. Jadi perlu terus mewaspadai pergerakan harga minyak dunia dan mata uang Yen, juga perkembangan bursa global.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini, indeks diperkirakan akan melanjutkan penguatan jika harga minyak mentah tetap menguat pada sepanjang perdagangan Asia ini dan terjadi pelemahan yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak kisaran Resistance 20,068-20,269, dan jika harga terkoreksi negatif akan mencoba menembus level Support 19,420-19,243.

 

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here