Capex Tahun Depan Dipangkas Banyak, Saham AUTO Sideways

295

Anak usaha PT Astra International Tbk. (ASII) yang baru-baru ini membentuk joint venture dengan Bridgestone Corporation, PT Asta Otoparts Tbk. (AUTO) merencanakan menurunkan capex tahun 2016 dikarenakan kondisi ekonomi yang masih belum stabil dan serapan capex tahun ini baru mencapai 70 persen lebih.

AUTO anggarkan capex tahun 2016 sebesar Rp637,5 miliar , yang turun 75% dari  capex tahun 2015 sebesar Rp850 miliar. Capex tahun ini per bulan September lalu sebesar Rp595 miliar.

Melihat kinerja keuangan perusahaan periode Q3 lalu, keuntungan yang diraih AUTO turun  sebesar 72 persen menjadi Rp 179 miliar. Turunnya kinerja ini disebabkan pelemahan Rupiah sehingga membuat  volume dan  margin manufaktur menurun. Sehingga pendapatan usaha hanya  Rp 8,67 triliun sedangkan tahun 2014 lalu   Rp 9,17 triliun menjadi .

Untuk pergerakan sahamnya  di  lantai bursa perdagangan saham hari Senin (16/11) saham AUTO ditutup pada level 1620 setelah perdagangan sebelumnya ditutup pada 1640. Saham bergerak pada kisaran 1645 – 1610 dengan  volume perdagangan saham ASII hanya  mencapai 120 ribu saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal,  indikator MA  bergerak datar di area  dan  indikator Stochastic flat di area jenuh jual.  Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak turun . Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pada target level support di level 1594 hingga target resistance di level Rp1654.

 

 

 

Lens Hu/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here