Harga Timah Tertekan Lesunya Permintaan dan Penguatan Dollar

232

Harga timah di bursa komoditas Malaysia lanjutkan penurunannya pada sesi perdagangan Selasa siang ini (17/11). Harga timah turun seiring permintaan yang makin lesu menjadi alasan anjloknya harga komoditas ini. Ancaman lesunya permintaan masih kuat di pasar logam industri.  

Harga timah menerima sentimen negatif di tengah kenaikan nilai tukar dollar AS. Harga komoditas menjadi makin mahal karena proses ekspor-impor umumnya dilakukan menggunakan mata uang Negeri Paman Sam tersebut.  

Hari ini tekanan jual terjadi lagi karena para pelaku pasar masih melihat potensi penurunan harga lanjutan. Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami penurunan yang signifikan. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 14.670 dollar per ton, turun sebesar 90 dollar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya untuk jangka pendek akan mencoba bangkit menuju titik rebound. Harga timah akan mencoba bergerak menembus level resistance di posisi 14.900 dollar dan 15.100 dollar. Akan tetapi jika melanjutkan pelemahan akan menghadapi level support di 14.500 dollar dan 14.300 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here