IHSG 17 November Berakhir Positif Tetap di Level 4500

245

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Selasa (17/11) berakhir di zona positif, naik 1,32% pada 4500,95, demikian juga dengan indeks saham unggulan LQ45 ditutup naik 1,91% ke posisi 770,95.

Pada perdagangan hari ini 167 saham mengalami penguatan dan 106 saham yang mengalami penurunan. Jumlah saham yang berhasil diperdagangkan hari ini mencapai 3,50 miliar saham dengan nilai sebesar Rp4,16 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 218.030 kali.

Penguatan IHSG terdorong penguatan bursa-bursa global. Bursa Wall Street pada penutupan perdagangan dinihari tadi menguat. Demikian juga bursa Asia saat pembukaan dan penutupan didominasi penguatan, hanya bursa Shanghai yang turun tipis saat penutupan. Demikian juga bursa Eropa dibuka menguat sore ini.

Sementara dari dalam negeri juga muncul penguatan ekonomi. Surplus perdagangan Indonesia stabil di $ 1.01 miliar pada bulan Oktober dibandingkan dengan $ 1.02 miliar pada bulan September karena melemahnya impor, demikian dinyatakan oleh Badan Pusat Statistik pada Senin (16/11). Hasil surplus perdagangan tersebut mengalahkan perkiraan median untuk surplus sebesar $ 731 juta  hasil pendapat 10 ekonom regional yang disurvei oleh The Wall Street Journal.

Sore ini setelah penutupan bursa akan dirilis data penetapan suku bunga oleh BI yang diperkirakan akan tetap pada level 7,5%. Demikian juga data Deposit Facility Rate November diperkirakan tetap pada level 5,5% dan data Lending Facility Rate November diperkirakan tetap pada level 8%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan bergerak positif pada perdagangan esok hari dengan merespon penguatan bursa global dan data suku bunga BI yang diperkirakan tetap pada level 7,5%. Secara teknikal, IHSG akan bergerak pada kisaran Support 4462-4417 dan kisaran Resistance 4551-4593.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here