Bursa Global Mixed; Harga Komoditas Turun

366

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan terlebih dahulu pergerakan bursa saham AS Selasa kemarin ditutup mixed, pengaruh beberapa laporan pendapatan yang positif mengimbangi tekanan dari penurunan harga minyak dan kekhawatiran geopolitik terkait teror di Paris. Dow Jones naik 0,04% ke 17489,50 didorong oleh menguatnya saham Walmart, SP500 turun 0,13% ke 2050,44 disebabkan melemahnya saham sektor utilitas dan Nasdaq naik 0,03% ke 4986,02.    

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini, dibuka mixed pengaruh kehati-hatian investor terhadap perkembangan geopolitik global pasca serangan di Paris. Nikkei naik 0,87% ke 19,801,35 pengaruh menguatnya saham berjangka Chicago dan Osaka, ASX 200 turun 0,30% ke 5103,10 pengaruh melemahnya saham Rio Tinto dan Fortescue Metals, sedangkan Kospi naik 0,14 ke 1966,37.

Dari pasar komoditas, harga emas pada perdagangan Selasa kemarin mengalami penurunan ke harga terendah dalam hampir enam tahun sebesar 1,1% ke 1.070,18 dollar per troy ons pengaruh rencana The Fed akan menaikkan suku bunganya pada bulan Desember dan naiknya dollar AS pasca serangan hari Jumat lalu di Paris. Sedang harga minyak mentah WTI pada penutupan Selasa kemarin mengalami penurunan sebesar 2,56%  pada posisi 40,67 dollar per barel pengaruh sentiment negatif terhadap kelebihan pasokan dan kekhawatiran geopolitik pasca serangan di Paris Jumat lalu.

Dari pasar valas, menguatnya dollar AS, pengaruh ekspektasi The Fed akan menaikkan suku bunganya pada bulan Desember, EURUSD turun 0,42% ke level 1,06409, GBPUSD naik 0,06% ke level 1,52105  USDJPY naik 0,21% ke level 123,430.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Selasa kemarin IHSG mengalami peningkatan sebesar 1,32% ke level 4500,95. Penguatan ekonomi dari dalam negeri, surplus perdagangan Indonesia stabil di USD 1,01 miliar pada bulan Oktober dibandingkan dengan USD 1,02 miliar pada bulan September karena melemahnya impor, demikian dinyatakan oleh Badan Pusat Statistik pada Senin (16/11). Hasil surplus perdagangan tersebut mengalahkan perkiraan median untuk surplus sebesar USD 731 juta  hasil pendapat 10 ekonom regional yang disurvei oleh The Wall Street Journal.. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4462-4417 resistence 4551-4593. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BMRI, INTP,BBNI dan WIKA.

 

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here