Harga Kopi Arabica Naik Terpengaruh Laporan Penurunan Persediaan

241

Harga kopi arabika berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan Rabu dini hari tadi (18/11) kembali menguat tipis. Menguatnya harga kopi arabica terpengaruh adanya laporan penurunan persediaan kopi di Amerika Serikat.

The Green Coffee Association dari Amerika Serikat telah mengumumkan bahwa stok negara di gudang pelabuhan menurun 168.880 kantong atau 2,76% selama bulan Oktober, untuk mendaftarkan persediaan pada 5,948,228 tas di akhir bulan. Stok ini tidak termasuk transit kopi massal atau persediaan untuk penukaran.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Desember ditutup naik pada posisi 1,1825 dollar, naik sebesar 0,05 sen atau setara dengan 0,04 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi kembali melemah dengan meningkatnya produksi kopi arabica di negara-negara produsen.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York akan bergerak dalam kisaran Support di posisi 1,1525 dollar dan 1,1225 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,2125 dollar dan 1,2425 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here