Akhir Positif IHSG 19 November Didukung Penguatan Bursa Global

231

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Kamis (19/11) berakhir positif, naik 0,47% pada 4518,94, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 ditutup naik 0,61% ke posisi 778,06.

Pada perdagangan hari ini 167 saham mengalami penguatan dan 123 saham yang mengalami penurunan. Jumlah saham yang berhasil diperdagangkan hari ini mencapai 5,38 miliar saham dengan nilai sebesar Rp4,77 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 230.111 kali.

Penguatan IHSG terdorong menguatnya bursa global setelah hasil risalah FOMC yang menyatakan sebagian besar anggota The Fed menyetujui kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember ini. Bursa Wall Street ditutup menguat merespon hasil FOMC tersebut. Demikian juga bursa-bursa kawasan Asia membukukan hasil positif saat penutupan perdagangan siang ini. Tidak ketinggalan bursa Eropa juga dibuka positif merespon risalah FOMC tersebut.

Penguatan IHSG juga didukung hasil positif ekonomi dalam negeri dengan suku bunga BI dipertahankan pada level 7,5%. Bank Indonesia menilai bahwa stabilitas makroekonomi semakin baik sehingga terdapat ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter. Bank Indonesia meyakini inflasi 2015 akan terjaga di batas bawah kisaran sasaran 4±1% disertai dengan defisit transaksi berjalan yang diperkirakan berada pada kisaran 2% dari PDB pada 2015.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan melanjutkan pergerakan positif pada perdagangan esok hari dengan harapan penguatan bursa global dan stabilnya ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4476-4459, dan kisaran Resistance 4522-4551.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here