Kenaikan Ringgit Melemahkan Harga CPO Malaysia

302

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan hari ini Kamis (19/11) terpantau mengalami pelemahan yang cukup lumayan. Harga komoditas ini anjlok disebabkan oleh kenaikan nilai tukar Ringgit Malaysia.

Ringgit siang hari ini terpantau naik 0,29% ke 4,3315 per dolar AS. Kenaikan nilai tukar ringgit menyebabkan harga komoditas yang diperdagangkan dengan mata uang ini menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri. Dampaknya permintaan terhadap komoditas ini melempem.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami penurunan yang signifikan. Harga kontrak Feruari 2016 yang merupakan kontrak paling aktif turun tajam sebesar 26 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.292 ringgit per ton, turun dari posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya pada 2.318 ringgit per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk melanjutkan peningkatan. Pergerakan harga masih akan dipengaruhi oleh pergerakan mata uang ringgit dan kondisi permintaan dan pasokan global.

Harga CPO berjangka kontrak Januari 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level support pada posisi 2.260 ringgit dan 2.230 ringgit. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 2.320 ringgit dan 2.350 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here