Bursa Jepang Ditutup Positif Terdorong Pelemahan Yen dan Kebijakan Keuangan

349
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang pada Jumat (20/11), indeks Nikkei bergerak positif, ditutup naik 20,00 poin atau 0,10% pada 19.879,81. Penguatan Indeks Nikkei didukung pelemahan mata uang Yen dan kebijakan keuangan pemerintah.

Lihat : Indeks Nikkei Dibuka Turun Tertekan Kekuatiran Resesi Ekonomi Jepang

Terpantau siang ini kurs pasangan USDJPY menguat naik sebesar 0,09% pada 122,98. Hal ini memperlihatkan terjadinya penguatan dollar yang melemahkan Yen.

Departemen Keuangan juga mengumumkan pada hari Jumat akan mengeluarkan ¥ 2,5 triliun  ($ 20 juta) untuk obligasi pemerintah dua tahun.

Sementara itu IG’s Angus Nicholson mengatakan dalam sebuah catatan meskipun volatilitas, masih ada beberapa momentum serius di Nikkei dengan “64 persen saham diperdagangkan di atas 200-moving average, merupakan level tertinggi sejak 22 Agustus.”

Sebagian besar saham yang berorientasi ekspor, ditutup negatif. Saham perusahaan blue chip seperti Sony dan Toyota ditutup turun 0,5 persen. Sementara saham Canon, Toshiba, dan Mitsubishi Electric berakhir di wilayah positif. Sedangkan saham mobil Nissan, Toyota, Honda, dan Mazda juga ditutup melemah.

Sedangkan saham produsen elektronik yang alami kenaikan tajam pada sesi pagi, ditutup 6 poin atau 4,8 persen lebih tinggi, setelah perusahaan mengatakan mereka mengharapkan operasi TV untuk menjadi menguntungkan pada tahun 2016.

Untuk pergerakan indeks berjangka Nikkei, terpantau bergerak positif naik 50 poin atau 0.25%, dengan menjadi 19.940 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 19.890 poin.

Untuk perdagangan saham selanjutnya pada senin mendatangakan dirilis data indikator ekonomi Nikkei Manufacturing PMI Flash November, yang diperkirakan akan meningkat pada posisi 52,53, dibandingkan posisi sebelumnya pada posisi 52,40.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei pada selanjutnya akan bergerak menguat terbatas merespon penguatan bursa global dan positifnya data indikator ekonomi, juga dengan bantuan pelemahan Yen, dimana investor kembali lagi terfokus pada harapan kenaikan suku bunga AS yang berimbas menguatkan dollar AS.

Indeks Nikkei akan bergerak pada kisaran Resistance pertama pada posisi 20.269 poin, jika pergerakan indeks berhasil menembus Resistance pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus Resistance kedua pada posisi 20.552 poin.

Namun jika harga berbalik retreat, indeks akan menembus Support pertama pada posisi 19.644 poin , jika pergerakan indeks berhasil menembus Support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus Support kedua pada posisi 19.314 poin.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here