Prospek Bisnis ISAT Semakin Kuat, Rally Saham Rehat

260

Pergerakan saham PT Indosat Tbk (ISAT) sejak pekan terakhir bulan September alami pergerakan yang terus bullish hingga perdagangan kemarin meskipun berakhir sama dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Saham IST selama periode tersebut telah naik signifikan hingga 40 persen lebih, padahal melihat kinerja perusahaan terakhir alami kerugian.

Namun kerugian tersebut bukan karena pendapatan perusahaan menurun namun dikarenakan pelemahan Rupiah yang membuat perusahaan alami rugi kurs yang cukup besar hingga Rp2 triliun lebih. Pasar melirik saham ini dikarenakan prospek bisnis perusahaan yang semakin kuat sejak sahamnya paling banyak dikuasai perusahaan telekomunikasi besar dunia yaitu Grup Ooredoo.

Baru-baru ini saja diberitakan perusahaan  operator selular besar ini akan memakai lisensi merek Ooredoo dalam bisnisnya bahkan dapat menggunakan beberapa aset yang dimiliki oleh perusahaan asal Qatar tersebut. Dengan menggunakan merek ini diharapkan ekuitas  akan meningkat. 

Melihat kinerja keuangan terakhir, ISAT merugi hingga Rp1 triliun lebih akibat kerugian kurs yang dialami pada saat itu. Namun kerugian ini lebih sedikit dibanding kerugian tahun sebelumnya yang disebabkan naiknya pendapatan  10,50% menjadi Rp19,58 triliun dari Q3-2014  Rp17,72 triliun.

Melihat pergerakan sahamnya di lantai bursa perdagangan saham pada hari Kamis (19/11) saham ISAT ditutup pada level 4925 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di posisi sama dengan volume perdagangan saham   mencapai 240 ribu  saham.    

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ISAT bergerak dalam trend bullish namun perdagangan kemarin rally terhenti dimana terpantau indikator MA masih  bergerak naik dan indikator Stochastic konsolidasi di area tengah.  Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang datar, menunjukan rally ISAT masuki trend koreksi.  Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya,  rekomendasi trading pada target resistance  di level Rp5000  dan level support di Rp4766.

 

 

 

 

Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here