BBNI Incar Klien Perusahaan Konstruksi Korea, Rally Saham Melambat

1108

Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang memiliki kinerja keuangan merosot pada periode kuartal ketiga lalu melihat prospek maraknya perusahaan konstruksi negara Korea Selatan di tanah air, sehingga melakukan kerjasama dengan institusi non bank  Korea Selatan yaitu Construction Guarantee Cooperative Korea (CG).

Melalui kerjasama ini, institusi keuangan milik pemerintah Korsel akan  menyalurkan transaksi Bank Garansi under counter guarantee ke Bank Negara Indonesia untuk melayani kebutuhan perusahaan konstruksi Korea yang memiliki proyek di Indonesia.  Fasilitas yang akan diberikan  seperti bank garansi berupa bid bond, performance bond, advance payment bond dan maintenance bond.

Institusi dibawah Kementrian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan (MOLIT) ini akan fasilitasi sekitar  55 perusahaan konstruksi asal Korea yang beroperasi  di Indonesia dengan nilai proyek total sekitar USD 1,5 Miliar. 

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin(23/11) saham BBNI dibuka naik   pada level 5250 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 5200 dan bergerak dalam kisaran 5250-5150 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai  110 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BBNI dalam sepekan terakhir terlihat rally namun kini  terpantau indikator MA sedikit turun dengan indikator Stochastic  bergerak turun  di area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik    didukung oleh +DI yang turun yang menunjukan pergerakan BBNI terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pekan ini pada target level support di level Rp4902 hingga target resistance di level Rp5324.
 

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/   Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here