Bursa Hongkong Dibuka Negatif Mencermati Kebijakan IPO

269
indeks hang seng

Pada pembukaan perdagangan bursa saham Hongkong awal pekan Senin (23/11), indeks Hang Seng sempat dibuka negatif -37.55 poin atau turun -0,17% pada 22,717.17. Penurunan indeks Hang Seng dengan masih dicernanya regulasi di pasar saham terkait IPO.

Lihat : Indeks Hang Seng Berakhir Dikuatkan Kinerja Positif Saham

Pasar saham menegaskan beberapa perubahan peraturan terbesar sejak penurunan saham pada musim panas saham-saham di pasar saham Tiongkok dan Hong Kong.

Kebijakan Penawaran umum perdana (IPO) akan dilanjutkan pada minggu ini. Batch pertama dari 10 penawaran, menghasilkan dana sekitar 1 triliun yuan (HK $ 1,2 triliun).

Aturan margin financing yang baru, yang menggandakan deposit dari 50 hingga 100 persen dari dana pinjaman, akan efektif mulai hari ini. Investor yang ingin meminjam dana untuk membeli saham sekarang diminta untuk meletakkan 100 persen senilai sekuritas, seperti saham dan obligasi, sebagai margin untuk mendapatkan pembiayaan.

Pagi ini saham-saham yang menjadi pemberat indeks Hang Seng yaitu saham Galaxy Entertainment Group Ltd yang turun -2,29%, saham CNOOC Ltd turun -1,75%, saham PetroChina Co Ltd turun -1,42%, saham Tingyi Cayman Islands Holding Corp turun -1,35%, saham Henderson Land Development Co Ltd turun -1,32%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau mengalami penurunan -26 poin atau -0,11% pada 22,735.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 22,761.00.

Untuk perdagangan selanjutnya, akan dirilis data indikator ekonomi Inflation Rate (YoY) Oktober, yang diperkirakan menurun pada level 1,7%, dibandingkan hasil sebelumnya pada 2,9%. Selain itu perlu diperhatikan pergerakan bursa global dan harga komoditas.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng hari ini akan bergerak sideways cenderung melemah terbatas. Indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 22.301-20.016 dan kisaran Resistance 22.918-23.298.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here